Minggu, 28 Februari 2016


Beringin Kembar Yogyakarta

Beringin Kembar Yogyakarta via merdeka.com
Mitos ini dihasilkan oleh sepasang beringin besar yang tampak kembar di tengah tengah alun alun yogyakarta. Alun-alun kidul yang selama ini dikenal dengan sebutan alkid, menjadi titik teramai di komplek keraton yang dikunjungi wisatawan selain alun-alun lor. Kebanyakan pelancong yang datang ke alkid, setidaknya pernah mencoba tradisi masangin: yakni menutup mata dan mencoba berjalan untuk melintasi celah di antara dua beringin. Jarak antara dua pohon beringin tersebut memang cukup lebar. Namun dengan mata tertutup, untuk dapat melintasi celah tersebut, bukan perkara mudah. Tak sedikit yang gagal, melenceng ke arah samping atau bahkan nyasar ke jalanan yang mengitari alkid.

Tradisi yang disebut Masangin itu sudah ada sejak masa-masa awal Kesultanan Yogyakarta. Masangin biasa dilakukan tiap malam 1 suro, saat ritual Topo Bisu dilakukan. Pada masa itu, para prajurit dan abdi dalem mengelilingi benteng dan tidak boleh mengucap 1 kata pun. Berbaris rapi mengenakan pakaian lengkap adat Jawa, mereka berjalan dari halaman Kraton menuju pelataran alun-alun. Melewati kedua pohon beringin tersebut. Berdasarkan mitos yang beredar di masyarakat, merujuk pada tradisi masangin itu, orang yang berhasil melewati beringin kembar dengan mata tertutup berarti hatinya bersih dan lapang. Hal itu diyakini untuk mengalap berkah dan meminta perlindungan dari banyaknya serangan musuh. Dari situlah mitos mulai berkembang. Kalau bisa melintasi dua pohon beringin kembar itu dengan mata tertutup, semua permintaan kita akan dikabulkan.

24 Fakta Dibalik Pembuatan Film Harry Potter


1.     Anggaran
Anggaran film ini diperkirakan mencapai £150,000,000!! John Hurt (berperan sebagai Mr 
Ollivander) baru-baru ini menggembar-gemborkan jumlah 'cukup masuk akal' dari uang yang dihabiskan untuk film - film 'Harry Potter'. Dia bilang, "Aku melihat ke sekeliling dan ada tiga kostum. Semuanya tidak ada yang dipakai dan mereka membuat masing-masing replikanya. Buang-buang uang saja dan itu membuatku gila!"

2.    Tongkat Ajaib


Setiap tongkat di film Harry Potter dibuat di tempat – termasuk tongkat milik Daniel Radcliffe yang sampai berjumlah 60-70 buah karena aus dipakai selama tujuh film terakhir. Sama seperti di buku, tidak ada dua tongkat yang sama, bahkan tongkat milik si kembar identik Fred dan George Weasley. Meskipun Radcliffe telah memakai beberapa tongkat, sebagian besar tongkat dibuat secara konsisten dengan panjang sekitar 33-38 cm, seperti di buku. Ini berarti justru karakternya yang tumbuh besar dengat tongkat yang sama selama bertahun-tahun pembuatan film. Tongkat Dumbledore yang berdesain rumit juga tetap sama, padahal dulu perusahaan film -dan seluruh dunia- tidak tahu bahwa tongkat tersebut merupakan “The Elder Wand“.

3.    Adegan di Aula Besar Hogwarts
Lebih dari 600 seragam sekolah dibuat untuk film Harry Potter. Adegan pertempuran di “Harry Potter and the Deathly Hallows” menjadi adegan dengan jumlah terbesar pembuatan seragam untuk para pemain dan pemain ekstra – bisa dilihat sewaktu finale 400 orang Death Eaters dan Snatchers bergabung dengan 400 orang guru dan murid Hogwarts berkumpul di Aula Besar.

4.    Replika Properti Film
Yang terlihat di foto sebenarnya hanya sebagian dari 210.000 koin dibuat untuk adegan Bank Gringotts di dua film terakhir. Artefak lainnya yang juga diduplikasi dalam jumlah banyak adalah salah satunya liontin Salazar Slytherin, yang dibuat sampai 40 replika untuk mengakomodasi adegan Harry dan Ron sewaktu berusaha menghancurkannya.

5.    Wajah Populer Harry Potter


Tanda kilat di dahi Harry Potter telah dibuat oleh tim makeup kira-kira sebanyak 5.800 kali. Sekitar 2000 kali tanda tersebut diaplikasikan langsung di wajah Radcliffe, sementara sisanya diaplikasikan di dahi para pemain penggantinya. Meskipun barang properti favorit Radcliffe di film itu adalah kacamatanya, ternyata kacamata tersebut telah diganti sebanyak 160 kali.

6.    Busana Dalam Film Harry Potter


 Lebih dari 25,000 busana telah digunakan sepanjang film Harry Potter.

7.    Setelah antusiasme acara ulang tahunnya di 'Equus', Radcliff tampaknya akan memuaskan para fans cewek dengan tampil telanjang lagi di film barunya ini hahaha. Ketika Ron membayangkan ketakutan terbesarnya saat ia akan menghancurkan Horcrux, ternyata gambar yang muncul adalah Harry dan Hermione sedang berciuman.


8.    Naga Gringott


200 makhluk ajaib telah diciptakan untuk seri film Harry Potter, termasuk naga ini. Aragog, sang Acromantula (laba-laba raksasa) yang ditampilkan dalam film kedua, “Harry Potter and the Chamber of Secret”, memiliki rentang kaki dari 5,48 meter. 250 hewan non-robot telah digunakan dalam film, yang terbesar adalah seekor kuda nil dan yang terkecil adalah kelabang.

9.    Shell Cottage 


     Rumah Bill dan Fleur, di mana Harry, Ron dan Hermione berlindung di film terakhir, 90 persen dikerjakan di Leavesden Studio dan kemudian dipindahkan ke Fresh Water West di Wales. Rumah tersebut diangkut oleh traktor di sepanjang pantai sebelum dibawa menaiki bukit pasir oleh kru. Lokasi itu menjadi lokasi paling sering difoto oleh penggemar. 4.500 keping kerang raksasa dibutuhkan untuk atap pondok, dan bahkan ratusan helai rumput ditanam secara individual ke dalam pasir di bukit sekitarnya. Settingan rumput ini tahan angin pantai berkat 10,9 ton air yang digunakan sebagai beban untuk menahannya.

10. Snape dan Voldemort Bertemu di Rumah Perahu


     Ini hanyalah salah satu dari 588 set yang telah dibuat untuk film Harry Potter – produk dari 58 orang staf Departemen Seni. Banyak set telah diciptakan di lahan Leavesden Studio. 80 hektar studio menyediakan hingga 46.500 meter persegi set panggung. Termasuk juga settingan panggung untuk terbang (sapu di film Harry Potter yang dibuat dari titanium untuk pesawat).

11.  Kostum dan Topeng  

   

Tentara patung yang digunakan untuk melawan Voldemort di Hogwarts ini hanya sebagian karakter yang mengenakan topeng dalam film. Memang betul, topeng dari Death Eaters-lah yang paling menuntut keterampilan dari para kru. Ini merupakan asil kolaborasi antara Departemen Seni dan Departemen Properti. Semua topeng Death Eaters diukir oleh tim Departemen Seni dan dicetak langsung ke wajah para aktor selama 2,5 menit sampai mengeras. Kemudian Tim Properti menyelesaikannya dengan membuat desain timah secara individual.

12. Ron dan Hermione di Antara Puing-Puing  
Adegan ini menampilkan hanya sebagian dari 29 ton puing polistiren yang dibawa oleh 5 buah truk digunakan dalam film Deathly Hallows.


I’m not giving up on love, but I’m giving up on you


images (3) (1)
tik tok tik tok….
Aduhh udah tengah malem aja ni. Kayaknya mata sama hati ini udah kompromi yah… sumpah gua capek nungguin chat dari kamu yan.
Namaku thesa hemm tapi temen-temen biasa manggil aku eca. Whatever deh yang penting gak jauh-jauh banget dari nama aku. Aku lagi kesel banget sama yang namanya kaum adam, kalian bayangin mereka yang buat kaum hawa melayang-layang terus fall deh in lope dan kaum adam juga  yang buat jambu(janji busuk)-> “judul lagu deh” parahnya lagi waktu mereka udah buat kaum hawa diatas angin eeh mereka pergi tak tau kemana, gitu kan jahat terus yang diatas angin ini gimana? Susah tau mau turun kebumi sendiri. Parah banget… hehehe bisa bilang gitu karena ngerasain yah…
Iyap aku tu lagi deket sama cowo yang katanya sih kece badai, keren, famous, menawanm uwoow.. lebay badai deh ah. Mungkin dia dianggep kayak gitu karena dia pemain futsal yang paling keren sekolah kali yah, biasa deh sekolahku emang gitu kalo hebat futsal, basket, cheers dll pasti jadi perimadona gitu,, sayangnya aku bukan salah satu dari itu :( tapi aku sih fine, yang penting aku jadi diri aku sendiri, cewe yang setiap hari pake hedset, gak pernah pake rok kecuali seregam sekolah, dan paling anti sama make up karena menurut aku yang natural dan apa adanya itu lebih menarik. upss oke back to the story. Awalnya sih aku biasa aja sama Ziyan, iyap ziyan tu cowo yang menurut aku paling ngeselin, durhaka, banyak deh capek ngetiknya kalo mau disebutin semua. Kenapa aku bilang gitu, soalnya doi udah buat aku jadi kaum hawa yang aku udah deskripsiin diatas tadi loh.

KEBESARAN ALLAH SUNGGUH NYATA ADANYA



Ustadz Yusuf pernah berkata sama Wirda, “Kalau kamu ingin sesuatu, jangan minta sama ayah ibu. Minta langsung sama Allah SWT yang memiliki langit dan bumi!”. Nah, suatu hari, Wirda ini pengen banget notebook Mac. Dia pernah mendengar ayahnya ceramah. Kata sang ayah, kalau kita punya permintaan sama Allah ucapkanlah shalawat 1000 kali tiap hari untuk merayu Allah SWT agar mengabulkan permintaan kita.
yang bunyi shollawatnya sebagai berikut : "ALLAHUMA SHALI ALA MUHAMMAD WA ALA ALI MUHAMMAD" Maka wirda printout gambar notebook impiannya. Tiap hari dipandanginya gambar itu sambil bershalawat. Dalam hatinya Wirda menginginkan notebook itu menjadi miliknya dalam Waktu2 minggu, pokonya 2 minggu harus udah ditangan aku, Kata Wirda, dia merasa sih agak maksa sama Allah SWT. Pokoknya 2 minggu notebook itu harus ada di tangannya. Wirda juga sering sekali menatapi notebook impiannya di sebuah toko yag ada dimol, dan dipenganya neetbook itu sambil membaca shalawat didalam hatinya, dan setiap kali dia pergi keMol dia selalu mengujungi toko yang sama dan memegang neetbook tersebut  sambil membca shlalawat.
Di hari ke 14, ibunya mengajakanya makan di dekat toko yang menjual notebook itu. tapi ternyata, ibunya ya Cuma ngajak makan aja, tidak membelikannya notebook. Saat itulah Wirda pasrah. Ah sudahlah, mungkin bukan rejekinya mendapat sebuahnotebook impiannya. Hari itu, ustadz Yusuf pulang dari mengisi ceramah. Seperti biasa, kalau pulang ceramah beliau membawa berbagai tentengan atau oleh-oleh. Pandangan Wirda tertuju pada sebuah tentengan di meja yang menurut sang ayah sempat tertinggal di pesawat. Ketika dibuka, subhanallah, ternyata tentengan itu berisi 2 buah notebook Mac pemberian seseorang yang memang ditujukan untuk Wirda. Padahal orang itu tidak tahu Wirda sedang menginginkan notebook Mac. Saat itu juga Wirda menangis dan mengakui kebesaran Allah SWT.
Di usia yang masih sangat muda , Wirda pernah belajar bahasa Arab di Yordania dan akan belajar bahasa Inggris di Amerika. Dia juga seringkali diundang untuk tausiyah di berbagai kota bahkan luar negeri. Cita-cita Wirda sebagai pengusaha privat jet.
Dari cerita Wirda, saya mengambil pelajaran.  Didikan orangtua sangat berperan besar pada anak. Memang banyak sekolah bagus sekarang, tapi orangtua tetap sekolah nomor satu untuk anak. Saya lihat Wirda mewarisi bakat ayahnya sebagai pendakwah. Bahkan, gaya bicara Wirda yang nyentrik, nyablak khas Betawi, pun kayaknya menurun dari sang ayah hehe.